INILAH.COM, Jakarta - Harga emas batangan pada perdagangan Rabu (11/1) naik Rp4 juta per kilogram, dibandingkan harga kemarin.
Berdasarkan daftar harga yang dilansir logammulia.com hari ini, mayoritas stok emas batangan tersedia pada Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian (UBPP) Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM). Tapi, emas batangan 1 dan 1.000 gram tidak tersedia (not available). Ketersediaan emas dapat berubah tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu.
Harga buyback emas tercatat naik menjadi Rp480.000 dari 476.000 per gram. Harga emas batangan 1 gram naik menjadi Rp552.000 dari Rp548.000; harga emas batangan 2 gram tercatat naik ke Rp1.062.000 dari Rp1.054.000 atau Rp531.000 per gram.
Harga emas batangan 2,5 gram naik menjadi Rp1.317.000 dari Rp1.307.000 atau Rp526.800 per gram; harga emas batangan 3 gram naik ke Rp1.572.000 dari Rp1.560.000 atau Rp524.000 per gram.
Harga emas batangan 4 gram naik menjadi Rp2.082.000 dari Rp2.066.000 atau Rp520.500 per gram; harga emas batangan 5 gram naik ke Rp2.602.500 dari Rp2.582.500 atau Rp520.500 per gram.
Harga emas batangan 10 gram naik ke Rp5.165.000 dari Rp5.125.000 atau Rp516.500 per gram; harga emas batangan 25 gram naik ke Rp12.837.000 dari Rp12.737.000 atau Rp516.500 per gram.
Harga emas batangan 50 gram naik ke Rp25.597.000 dari Rp25.397.000 atau Rp511.940 per gram; harga emas batangan 100 gram naik ke Rp51.124.000 dari Rp50.724.000 atau Rp511.240 per gram.
Harga emas batangan 250 gram naik ke Rp127.580.000 dari Rp126.580.000 atau Rp510.320 per gram; harga emas batangan 1.000 gram naik ke Rp510 juta dari Rp506 juta atau Rp510.000 per gram.
Berdasarkan data Bloomberg pukul 10.29 WIB, harga emas internasional naik 0,29% ke US$1.636,3 per troy ounce.
when all your mind filled with brilliant ideas and all your actions are supported by a golden opportunity..
Thursday, January 12, 2012
Harga Emas Antam Naik Rp4 Jt/Kg
Labels:
antam,
Emas,
EMAS.,
Gold Price Prediction,
investasi emas,
Trading Emas
Jelang Imlek, Harga Emas Makin Mahal
NEW YORK, KOMPAS.com — Kontrak emas berjangka berhasil mencapai harga tertinggi dalam empat minggu, di New York, Selasa (10/1/2012) waktu setempat, seiring dengan melemahnya dollar AS terhadap sejumlah mata uang utama.
Kontrak emas berjangka untuk pengantaran Februari naik 1,5 persen menjadi 1.631,50 dollar AS per troy ounce (setara dengan 31,1 gram), di Comex, New York. Ini harga penutupan tertinggi sejak 13 Desember 2011. ”Dollar AS melemah (sehingga) menguntungkan emas dan komoditas,” ujar Scott Gardner, Chief Investment Officer Verdmont Capital SA, di Panama, dalam pesan elektronik kepada Bloomberg, Selasa waktu setempat.
Melemahnya dollar AS terjadi selama dua hari belakangan karena adanya tanda bahwa para pemimpin Eropa sedang mengambil langkah lanjutan untuk mengatasi krisis utang di wilayah itu. Dengan begitu, indeks MSCI ekuitas seluruh dunia naik 1,6 persen, sedangkan indeks spot GSCI StandardPoor's dar 24 komoditas bahan mentah naik 1,5 persen. Itu pencapaian keuntungan kelima dalam enam sesi perdagangan.
Harga emas pun diperkirakan akan terus naik seiring dengan permintaan emas yang meningkat di China, Taiwan, Hongkong, Vietnam, dan Thailand menjelang Tahun Baru China. Rangkaian acara tahun baru itu akan dimulai pada 23 Januari mendatang. ”Permintaan fisik (emas untuk) investasi dan perhiasan cukup kuat sejak harga di bawah 1.650 dollar AS, khususnya pembeli China, cukup aktif,” kata Nick Moore, analis Royal Bank of Scotland Group Plc.
Ia pun memprediksi permintaan emas dari negara pembeli emas terbesar kedua dunia ini cenderung meningkat selama Januari terlepas dari harga hingga Tahun Baru China.
Labels:
Emas,
EMAS.,
Gold Price Prediction,
investasi emas,
Trading Emas
Friday, December 9, 2011
Ke Mana Emas Mengarah Tahun 2012?
Menuju penghujung tahun 2011, khalayak ramai memprediksi prospek harga aset-aset investasi. Salah satu komponen yang paling jadi sorotan adalah logam mulia anti-inflasi, emas.
Di bawah ini terdapat proyeksi beberapa lembaga keuangan ihwal pergerakan emas di masa depan. Tidak ada satupun institusi yang memperkirakan harga turun, baik untuk jangka pendek maupun panjang. Berikut adalah pendapat lembaga finansial global tentang emas:
1. Barclay’s Capital: harga rata-rata emas tahun 2012 diprediksi menembus $1875 per ons di kuartal IV 2011. Peluang terwujudnya ekspektasi itu kian menipis di penghujung tahun ini. Namun siapa yang bisa memastikan situasi ekonomi dalam beberapa pekan mendatang. Ramalan ini bisa saja terwujud, bilamana pemimpin Eropa gagal menuai kesepakatan soal resolusi krisis. Sedangkan rerata harga untuk tahun 2012 di-plot sebesar $2000. Menurut analis Suki Cooper, permasalahan ekonomi global akan menjaga selera investor terhadap logam mulia tetap positif. Bank sentral juga diyakini masih giat menambah cadangan emas.
2. Citigroup: masalah hutang masih berlanjut tahun 2012, sehingga emas akan bergerak dalam kisaran $2000 dan $2500. Untuk jangka panjang, Citigroup yakin bahwa emas tidak akan lebih murah dari $1200 per ons.
3. Commerzbank: analis teknikal Axel Rudolph melihat emas tidak akan kesulitan menjangkau $2,000 pada 2012.
4. GFMS: emas tidak akan kesulitan meraih ke atas $2000 pada 2012.
5. HSBC: untuk 2012, emas akan berkisar di $2025 sebelum nantinya mencatat rata-rata harga sekitar $1850 di tahun 2013. HSBC memperkirakan bull market bagi logam mulia dalam 10 tahun mendatang. HSBC menekankan prediksinya pada perkembangan situasi di eropa, sengketa valuta antara Amerika Serikat dan China serta isu global lain.
6. Morgan Stanley: lebih spesifik, terdapat peluang 85% bagi emas untuk diperdagangkan antara $1819 dan $2085 pada 2012.
7. Societe Generale: momentum saat ini mendukung emas untuk mencapai level rata-rata $2275 per ons pada 2012 mendatang. Societe Generale melihat adanya minat besar pada permintaan individu, perhiasan dan fisik di tahun mendatang. Apalagi bila kondisi ekonomi makin memburuk.
8. TD Securities: kombinasi antara bunga obligasi lebih rendah, rendahnya return pada aset berisiko serta proyeksi ekonomi negatif tahun depan cukup mendukung harga emas. Namun ramalan TD relatif lebih moderat dibanding lembaga lain. Emas akan bertengger di $1975 pada akhir 2012 dan turun ke $1750 pada 2013.
9. UBS: Emas akan berada di $2075 tahun depan, kemudian menuju $1725 pada 2013. Fokus perhatian utama dari asumsi tersebut adalah ekspektasi suku bunga AS, kebijakan moneter the Fed dan kondisi ekonomi global.
Labels:
Emas,
EMAS.,
Gold Price Prediction,
investasi emas,
Trading Emas
Wednesday, November 23, 2011
Seminar Emas
Labels:
Emas,
EMAS.,
FOREX.,
investasi emas,
SAHAM.,
seminar emas,
Trading Emas
Tuesday, September 13, 2011
Gold rebounds 0.6 percent; euro zone debt woes support
(Reuters) - Gold prices rebounded on Tuesday from a sell-off in the previous session, as the sovereign debt crisis in Europe remains supportive of safe-haven demand in bullion.
FUNDAMENTALS
* Spot gold gained 0.6 percent to $1,824.09 an ounce by 0025 GMT, after shedding more than 2 percent in the previous session.* U.S. gold rose 0.8 percent to $1,827.60.
* Heightening fears of a potential Greek debt default hammered the euro and equities on Monday, and sparked a sell-off in gold as investors took profit off their gold bets to cover losses in other markets.
* But bullion remains supported by demand from investors fleeing riskier assets during economic turmoil.
* U.S. Treasury Secretary Timothy Geithner makes a one-day trip to Poland this week for an unprecedented meeting with euro zone finance ministers.
* China's central bank said the country's inflation, though easing in August, was still too high and it would maintain its monetary policy settings. High inflation is likely to benefit the country's demand for gold, seen as a good inflation hedge.
MARKET NEWS
*
The euro held above a seven-month low against the greenback in Asia on
Tuesday after a whippy session overnight saw a wave of short-covering
lift it more than two cents on hopes that China would bolster Italy by buying its bonds.* U.S. stocks rose on Monday, bouncing back in late trading, as hopes for Italy to get financial support from China tempered investors' worst fears over the euro zone's sovereign debt crisis. .N
(Reporting by Rujun Shen; Editing by Clarence Fernandez)
Emas dan Perak Rebound di Perdagangan Elektronik
Monexnews - Kontrak emas pulih di perdagangan elektronik hari Selasa, seiring adanya laporan dari Cina yang mempertimbangkan akan membeli obligasi Italia yang memberikan kecerahan terhadap krisis hutang Eropa, dan memberikan sedikit dukungan untuk sentimen investor.
Kontrak untuk emas bulan Desember bertambah $16.40, menjadi $1,829.70 per troy ounce di COMEX, bagian dari NYMEX selama perdagangan di Asia.
Labels:
EMAS.,
FOREX.,
Gold Price Prediction,
SAHAM.,
Trading Emas
Tuesday, September 6, 2011
CIBC’s “Golden Outlook” Includes $2,200 by 2013
CIBC was the latest investment bank to raise its gold price forecasts, and now sees the yellow metal reaching $2,200 per ounce by 2013.
In a report published this morning, CIBC World Markets analyst Barry Cooper lifted his average gold estimates to $1,625 from $1,550 in 2011, and to $2,000 from $1,700 in 2012. He also introduced a $2,200 estimate for 2012.
“With the recent debt issues in both the U.S. and Europe, and weak economic data coming out of both sides of the Atlantic, we believe the safe haven characteristics of gold will again play an important role in the performance of the metal,” he wrote.
Cooper went on to say that “The robust outlook for bullion remains intact as we continue to see debasing of currencies as the key contributor to gold’s rise. With the S&P ratings downgrade of U.S. debt and a weak economic outlook, talk of another round of QE3 (or some form of it) is alive and well. Additionally, it looks like Europe’s debt issues are poised to increase after initial help for Greece that in all likelihood is going to cascade to other nations in debt default probability such as Portugal, Spain, Ireland, and Italy. A discussion led by Germany and France did not amount to a solution to resolve issues that continue to impact the EU. Unlike the U.S. however, the EU is limited in its ability to print money since no one country can solve its own problems by issuing deflated currency. Collectively, that problem may manifest itself down the road with the Euro suffering the same declines as witnessed with the U.S. dollar over most of the past decade.”
source: http://www.goldalert.com/2011/09/cibcs-golden-outlook-includes-2200-by-2013/
Subscribe to:
Posts (Atom)

