Showing posts with label ekonomi dunia. Show all posts
Showing posts with label ekonomi dunia. Show all posts

Tuesday, January 15, 2013

Komentar Draghi Terus Menopang Euro


Apresiasi Euro terhadap Dollar AS berlanjut untuk sesi ke-3 berturut-turut, dan menyentuh posisi tertinggi 11-bulan, menyusul berkurangnya ekspektasi pelonggaran moneter European Central Bank. Nada optimis yang dilontarkan PresidenECB Mario Draghi pasca pengumuman kebijakan hari Kamis lalu telah mendorong Euro merangsek 2,4% lebih tinggi terhadap Greenback sejauh ini. Namun beberapa analis menilai jika penguatan Euro telah terlampau cepat, yang menyisakan resiko pembalikan arah.
"Investor nampak berupaya mengkonsolidasikan pasca rally kuat pekan lalu, itulah yang mendorong Euro bergerak menjauhi level tertinggi hariannya," kata Win Thin, kepala analis mata uang emerging market pada Brown Brothers Harriman di New York.

Harga Minyak Kembali Naik


Harga minyak dunia menanjak dari level terendah dalam dua hari di New York. Data Bloomberg menunjukkan, pagi tadi, harga kontrak minyak jenis WTI untuk pengantaran Februari naik sebesar 33 sen menjadi 93,89 dollar AS per barrel. Pada pukul 11.11 waktu Sydney, kontrak yang sama bertengger di posisi 93,86 dollar AS per barrel di perdagangan elektronik New York Mercantile Exchange.

Sekadar tambahan informasi, pada 11 Januari lalu, kontrak minyak menurun 26 sen menjadi 93,56 dollar AS per barrel. Ini merupakan level terendah sejak 9 Januari lalu. Harga minyak naik 0,5 persen di sepanjang pekan lalu.

Kenaikan harga minyak WTI dari level terendah dalam empat bulan terakhir terjadi setelah perbaikan rutinan pipa minyak sepanjang 500 mil atau 805 kilometer Seaway yang mengantarkan minyak dari Cushing, Oklahoma, ke Freeport, Texas, selesai dilakukan.
Sebelumnya, pipa minyak ini ditutup sejak 2 Januari lalu dengan tujuan meningkatkan kapasitas pengiriman minyak menjadi 400.000 barrel per hari dari sebelumnya 150.000 barrel per hari.

Sementara itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengantaran Februari tak banyak berubah posisi di level 110,64 dollar AS per barrel di ICE Futures Europe Exchange.

Friday, January 11, 2013

Penguatan Ekonomi China, Rupiah Siap Naik Tipis


Nilai tukar rupiah masih terus tertekan dengan volatilitas yang tinggi. Namun, sentimen positif dari penguatan perekonomian China diperkirakan dapat mengangkat posisi rupiah secara terbatas, Jumat (11/1/2013).
Pada perdagangan kemarin rupiah kembali melemah, ditutup di level Rp 9.867 per dollar AS (kurs tengah Bloomberg). Sementara itu, sebagian besar bursa Asia kemarin masih menguat, tetapi bursa Indonesia (IHSG) masih turun 1,04 persen ke level 4.317,37.
Adapun harga minyak mentah naik. Harga Brent naik menjadi 111,89 dollar AS per barrel (0,12 persen) dan harga WTI menjadi 94,05 dollar AS per barrel (0,25 persen).
Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Lana Soelistianingsih, menyatakan, pasar AS masih naik, sedangkan pasar Eropa sebagian turun. Pasar Asia hari ini kemungkinan menguat terlihat dari index future Asia yang naik setelah keluarnya data ekonomi China.
"Rupiah kemungkinan bisa menguat kembali pada kisaran Rp 9.670-Rp 9.690 per dollar AS," kata Lana.

Wednesday, January 9, 2013

Jelang Data Penting, Bursa Asia Tangguh


Sebagian besar pasar Asia terlihat bergerak naik dengan pasar Hong Kong yang menguat menjelang data perekonomian selanjutnya. Pasar regional mencatat sedikit penguatan setelah seluruh indeks Asia di luar Jepang sempat mencatat penurunan hingga 0.8% di hari Senin dan Selasa.
Musim earnings AS yang dimulai tadi malam (08/01) diawali dengan laporan dari Alcoa yang melampaui perkiraan untuk kuartal empat. Sementara fokus pasar Asia masih pada earnings Intel pekan depan, yang akan mempengaruhi saham teknologi di Asia. Data perekonomian utama wilayah Asia masih pada data perekonomian China. Besok (10/01), China akan merilis data perdagangan untuk bulan Desember, diikuti dengan data inflasi pada hari Jumat. Pasar China bergerak mix menjelang data dengan indeks Hang Seng +0.4%, Shanghai Composite -0.1%. Ping An Insurance (Group) Co. -1.8% di Hong Kong, sementara HSBC Holdings -0.4%, setelah melaporkan bahwa HSBC setuju untuk menjual saham senilai $9.4 miliar karena perusahaan nyaris bangkrut. 
Masih di Hong Kong, Aluminum Corp. of China +1.3% setelah Alcoa melaporkan earnings. Di pasar mata uang, Aussie melemah pasca rilis data retail sales yang turun 0.1% di bulan November, dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan sebesar 0.3%. Aussie saat ini di $1.0495, dari $1.0518 menjelang data. Dolar AS menguat terhadap yen, di Y87.46 dibandingkan dengan Y87.06 hari Selasa malam di New York, mencatat sedikit penguatan setelah sempat melemah 0.9% terhadap yen tadi malam. Nikkei berhasil memangkas pelemahan sebelumnya setelah yen kembali melemah terhadap dolar. Nikkei naik 0.5%. Australia's S&P/ASX 200 +0.4%, didukung oleh saham defensif. Saham beryield tinggi diantaranya saham perbankan dan telekomunikasi membukukan gain. National Australia Bank +0.9% dan Telstra Corp. +0.7%. Saham pertambangan kembali terkoreksi setelah tadi malam harga bijih besi sempat menguat dan menghantarkan logam ke level tinggi 15 bulan. Penurunan saham bijih besi mensinyalkan bahwa beberapa partisipan pasar yakin bahwa kenaikan harga bijih besi tidak akan berlangsung lama. Fortescue Metals Group turun 0.3% dan Rio Tinto turun 0.1%. Kospi Korea Selatan naik 0.1%, sementara Indeks Straits Times Singapura naik 0.1%.

Emas Tampak Stabil, Dukungan Positif Aksi Beli Fisik Bertahan


Emas diperdagangkan tanpa banyak pergerakan yang berarti hari Rabu ini, saat para investor menanti keputusan kebijakan yang dilakukan oleh bank sentral di Jepang dan Eropa, sementara aksi beli fisikdari Asia membantu mempertahankan sentimen positif.
Spot emas juga tidak banyak berubah di angka $1,658.24 per ounce, setelah naik sebanyak 0.7% di sesi sebelumnya.
Kontrak emas AS bergerak turun 0.2% ke $1,658.20.
Bank sentral Jepang akan mempertimbangkan pelonggaran kebijakan moneter lagi bulan ini saat semua perhatian fokus pada naiknya target tingkat inflasi, dikatakan berbagai sumber, saat melemahnya ekonomi mengancam negara tersebut untuk menunda perlawanan terhadap masalah deflasi.
Stimulus AS terkini sepertinya tidak banyak membantu mengangkat pertumbuhan ekonomi dan menaikan resiko inflasi tahun depan, dikatakan gubernur bank sentral AS dari Richmond Fed Bank, Jeffrey Lacker hari Selasa kemarin, memberikan tambahan pernyataan.
Para investor akan terus mengawasi pertemuan kebijakan bank sentral Eropa hari Kamis, dimana diperkirakan bank sentral tersebut akan menahan pemangkasan tingkat suku bunga.

Kreativitas Ekonomi Korea Selatan Perlu Ditiru


Dalam kunjungan kerjanya ke Korea Selatan selama tiga hari (23-25 Septemeber), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu bertemu dengan sejumlah lembaga pemerintah dan nonpemerintah yang menangani pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, di antaranya Korea Content Creative Agency (KOCCA), Korea Film Council (KOFIC), Cheil Jedang Entertaintment and Media (CJ E&M), perusahaan animasi Wonderworld Korea, Korean Polytech University, dan Leading Invesment, yang merupakan perusahaan yang telah memberi banyak dukungan pembiayaan kepada industri kreatif di Korea Selatan.   
Mari Pangestu, Kamis (27/9/2012), menegaskan, dari serangkaian pertemuan tersebut akan didapat gambaran yang lebih jelas mengenai kebijakan Pemerintah Negeri Ginseng tersebut dalam mengembangkan industri kreatif.
"Kita perlu mempelajari bagaimana kebijakan Korea Selatan menumbuhkan kreativitas masyarakatnya untuk menghasilkan konten kreatif. Semakin banyak konten kreatif yang dapat dihasilkan akan meningkatkan peluang bagi konten kreatif Korea Selatan diterima oleh masyarakat lokal maupun dunia," tutur Mari Pangestu.
Setelah berkunjung ke Korea Selatan selama tiga hari, Mari Pengestu yakin akan memperoleh hasil nyata karena potensi kreativitas Indonesia tidak kalah dengan mereka.
Konten Korea Selatan di Indonesia berawal dari drama sinetron yang terus berekspansi menjadi K-Pop dan permainan interaktif. Sejumlah film drama mereka yang terkenal di Indonesia adalah Winter Sonata, Full House, Jewel in the Palace, My Lovely Sam Soon, Sad Love Story, dan Boys over Flowers. Beberapa bintang K-Pop yang terkenal adalah Super Junior, Rain, Wonder Girls dan program kolaborasi antara Korea dan Indonesia, Galaxy Superstar. Permainan online dari Korea Selatan pun banyak diminati masyarakat Indonesia, antara lain Lost Saga, S4 Leage, Point Blank, Chaos Online, Day in Ocean, dan Dragon Nest
Selain itu, Korea Selatan juga memiliki Pororo, sebuah film animasi yang diputar di salah satu stasiun televisi TV Indonesia, yakni ANTV.
Mari Pengestu mengemukakan, Korea Selatan juga merupakan fokus pasar utama bagi pariwisata Indonesia dan merupakan pasar keenam terbesar, di mana pada 2012 Indonesia menargetkan sebanyak 320.000 wisatawan asal Korea Selatan.
Korea Selatan adalah salah satu negara yang selama dua dekade terakhir mengembangkan sektor industri kreatifnya secara konsisten, sebagai sektor utama untuk menunjang pertumbuhan ekonominya. Fokus pengembangan mereka adalah industri konten yang meliputi penerbitan, kartun, musik, permainan elektronik dan interaktif, film, animasi, penyiaran, periklanan, karakter, pengetahuan, dan informasi.

Tingkat Pengangguran Korea Selatan Stabil di 3 Persen


Tingkat pengangguran keseluruhan Korea Selatan tetap stabil  3 persen pada Desember 2012. Hal itu disebabkan pertumbuhan jumlah orang yang mencari pekerjaan melambat dari bulan sebelumnya.
Demikian data yang dirilis pemerintah setempat, seperti dikutif AFP, Rabu (9/1/2013). Tingkat pengangguran di Korea Selatan berada diposisi terendah, yakni di level 3 persen selama 56 bulan terakhir.
Selama Desember 2012, penyerapan tenaga kerja mencapai 277.000 orang. Jumlah tersebut lebih sedikit dibandingkan penyerapan pada November, yakni 353.000 orang.
Total jumlah penduduk Korea Selatan 24,4 juta orang. Penyerapan tenaga kerja selama Desember sekitar 58,3 persen, terjadi pada penduduk di usia 15 tahun.
Data pekerjaan datang sehari sebelum Bank of Korea mengadakan pertemuan kebijakan bulanan moneter, di mana secara luas diperkirakan akan menjaga suku bunga acuan tidak berubah di 2,75 persen.

Cadangan Minyak dan Gas Makin Terkuras


Cadangan minyak dan gas bumi di Indonesia terus terkuras untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri dan meningkatkan penerimaan negara. Sebagian besar peningkatan cadangan terbukti itu bukan berasal dari hasil penemuan cadangan baru. Minimnya kegiatan eksplorasi untuk menemukan cadangan baru dikhawatirkan berdampak pada penurunan produksi minyak dan gas bumi.
Kepala Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) R Sukhyar, Senin (7/1), di Kantor Badan Geologi Kementerian ESDM, Jakarta, menjelaskan, untuk mempertahankan produksi minyak 900.000 barrel per hari, pengeboran dilakukan paling sedikit di sekitar 700 lapangan migas per tahun atau hampir 2.200 sumur eksplorasi per tahun.
Kenyataannya, saat ini wilayah kerja eksplorasi migas baru mencapai 228 blok. Ke depan, penemuan cadangan baru hasil kegiatan eksplorasi akan mengecil dengan risiko kegagalan penemuan meningkat. Jika tahun 1960-an sebesar 50-60 persen dari penemuan cadangan migas berasal dari lapangan baru, saat ini hanya 12-15 persen penemuan cadangan baru berasal dari lapangan baru.
Data Badan Geologi menunjukkan, sebagian besar cadangan terbukti migas sudah dikuras pada masa lalu. Hingga saat ini, produksi minyak nasional secara kumulatif atau cadangan yang sudah diproduksi mencapai 22,6 miliar setara barrel minyak. Cadangan terbukti saat ini 4 miliar setara barrel minyak. ”Oleh karena itu, investasi untuk kegiatan eksplorasi perlu ditingkatkan,” ujar Sukhyar.
Meski demikian, Badan Geologi optimistis produksi minyak masih berpeluang ditingkatkan. Berdasarkan hasil kajian geologi, masih ada cadangan minyak yang mungkin bisa diproduksi sebesar 43,7 miliar setara barrel minyak. Dengan menerapkan teknologi peningkatan produksi tingkat lanjut, potensi tambahan cadangan minyak bisa mencapai 3,3 miliar barrel atau potensi produksi 700.000 barrel per hari.
Namun, sejauh ini kinerja produksi di lapangan-lapangan produksi dinilai masih belum optimal. Hal ini ditandai oleh rendahnya rasio penggantian cadangan yang disebabkan rendahnya kegiatan pengeboran eksplorasi, khususnya di blok-blok eksplorasi. Penemuan lapangan minyak berskala besar yang terakhir pada tahun 1992, yaitu Lapangan Banyuurip di Blok Cepu, dengan cadangan terbukti sekitar 600 juta barrel minyak.
Di tempat terpisah, beberapa waktu lalu, Wakil Menteri ESDM Rudi Rubiandini menyatakan, rendahnya tingkat eksplorasi migas di Indonesia untuk menemukan cadangan baru disebabkan tingginya biaya investasi eksplorasi yang mencapai miliaran rupiah. 

Harga Minyak Turun karena Laporan AS


Laporan Departemen Energi Amerika Serikat yang menyebutkan persediaan minyak mentah mencapai 2 juta barrel memicu penurunan harga minyak mentah.
Harga minyak mentah Februari ditutup turun di NYMEX setelah naik tiga hari berturut-turut turun 41 sen atau 0,4 persen menjadi 92,78 dollar AS, harga penutupan terendah sejak 4 Januari 2013. Support89,7 dollar AS dan resistant 93,4 dollar AS per barrel.
Harga minyak mentah Februari dibuka pagi, Rabu (9/1/2013), turun lagi 1 sen ke 93,14 dollar AS di NYMEX, pada electronic trading pukul 10.34 waktu Sidney.
Sementara itu, harga minyak Brent di London naik 13 sen menjadi 111,53 dollar AS per barrel.Support 107 dollar AS dan resistant 112 dollar AS per barrel.
Kenaikan juga terjadi pada harga bensin. Harga bensin naik 1,49 sen atau 0,5 persen menjadi 2,2923 dollar AS per galon. Support 2,216 dollar AS dan resistant 2,3076 dollar AS per galon. 

Thursday, January 3, 2013

Rupiah Menguat Ke Level Rp9.728 Per US$


Nilai tukar rupiah, Rabu (2/1) pagi menguat Rp72 setara dengan 0,74% ke level  Rp9.728 per dolar AS pada pukul 9.56 WIB.

Dari indeks nilai tukar Bloomberg pukul 10.02 WIB diketahui mayoritas mata uang Asia Pasifik menguat terhadap dolar AS, dipimpin oleh mata uang Tanah Air.

Empat mata uang negara Asia Pasific yang tercatat melemah terhadap dolar AS adalah Australia, Jepang, Hong Kong, dan Selandia Baru. (bas)

 
Berikut nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Asia (Rabu, 2/1/2013):

Kurs    Nilai   Perubahan       WIB

$ Australia     1,0484  +0,01%  10:03:08
$ Selandia Baru 0,8383  +0,01%  10:04:26
Yen     87,160  +0,53%  10:11:43
$Hong Kong      7,7515  +0,00%  10:11:43
$Singapura      1,2210  -0,00%  10:11:56
$Taiwan 29,0040 -0,01%  10:11:29
Won     1,064,6800      -       09:48:42
Peso    40,8950 -       10:08:36
Rupiah  9,773,0000      -0,22%  10:09:26
Rupee   54,6850 -0,56%  01/01/2013
Yuan    6,2352  -0,04%  09:44:46
Ringgit 3,0360  -0,72%  10:17:03
Bath    30,4900 -0,33%  10:15:02

Dolar Terangkat Kesepakatan RUU Anggaran, Rupiah Terpukul 1,33%


Kesepakatan RUU Anggaran AS memukul nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.

Pada perdagangan kedua tahun ini, Kamis (3/1), nilai tukar rupiah dibuka melemah Rp128 atau 1,33% ke level Rp9.781 per dollar AS. Rupiah diperdagangkan pada kisaran Rp9.699-Rp9.781 per dollar AS. Pada perdagangan sebelumnya rupiah sempat menguat ke level Rp9.653.

Dari indeks nilai tukar Bloomberg pukul 9.18 WIB diketahui dollar  AS menguat terhadap 6 mata uang negara Asia setelah sempat melemah pada perdagangan kemarin, Rabu (2/1). Pelemahan terbesar dipimpin oleh mata uang Tanah Air.

Nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Asia Rabu 3 Januari 2013 :
Kurs                           Nilai                Perubahan     WIB
$ Australia                 1,0491            -0.12%           09:25:07
$ Selandia Baru         0,8321            -0.24%           09:25:28
Yen                            87,2200           -0.14%           09:24:49
$Hong Kong               7,7517            +0.01%          09:24:01
$Singapura                1,2216            +0.09%          09:24:59
$Taiwan                     28,9910          -0.07%            09:23:27
Won                           1.063,7800      +0.02%          09:25:38
Peso                           40,8050         -0.12%            09:16:10
Rupiah                        9.781,0000    +1.33%           09:25:10
Rupee                         54,3600         -0.59%            01/02/2013
Yuan                           6,235             +0.03%           09:25:48
Ringgit                        3,0338            -0.05%           09:24:18
Bath                            30,3700         +0.13%           09:24:38

Portugal Kaji Kebijakan Penghematan


Presiden Portugal telah meminta Mahkamah Konstitusi (MK) untuk mengkaji kebijakan pajak apakah sesuai dengan Undang-Undang. Ini tentunya dapat menjadi batu sandungan bagi upaya pemerintah untuk mencapai target defisitnya dan tegaskan munculnya sikap pertentangan dari pemerintah sendiri untuk menjalankan kebijakan penghematan. Kenaikan pajak memang menyakitkan bagi rakyat namun ini merupakan cara untuk memastikan tercapainya target defisit yang merupakan prasyarat pencairan dana bailout.
"Saya telah mengajukan permintaan agar MK memutuskan apakah anggaran pemerintah untuk tahun 2013 sesuai dengan Undang-Undang. Kebijakan pajak sangat mempengaruhi sebagian orang; ini menimbulkan pertanyaan apakah kebijakan tersebut terdistribusi dengan adil," tutur Presiden Anibal Cavaco Silva. Proses pengkajian oleh MK akan memakan waktu berbulan-bulan namun pasar cukup cemas mengantisipasi hasilnya. Tahun lalu, MK telah membatalkan kebijakan penghapusan bonus kepada pegawai negeri sehingga memaksa pemerintah untuk menemukan alternatif pendapatan lainnya.

Moody’s: Peringkat Utang AS Bergantung Pada Tindakan Mereka

Moody’s Investor Service Inc. mengatakan pada hari Rabu bahwa kurang lanjutnya dalam langkah-langkah pengurangan defisit dapat berdampak negatif pada peringkat kredit AS yang saat ini berada di level AAA dengan outlook negatif. Satu hari setelah DPR sepakat untuk mencegah fiscal cliff, Moody’s mengatakan bahwa diperkirakan debat fiskal “dalam beberapa bulan mendatang” untuk menghasilkan defisit anggaran yang lebih rendah di masa mendatang. Defisit yang rendah diperlukan”jika ingin outlook negatif pada obligasi pemerintah dijadikan stabil,” kata Moody’s.

AUD/NZD Kembali Keatas 1.26, AUD/USD 1.0482


AUD/NZD kembali bergerak dalam kisaran ketat  antara 1.2575 dan 1.2615 sejauh ini hari Kamis di Asia, terakhir tercatat di 1.2610 setelah pasangan mata uang tersebut memulihkan posisi dari sebelumnya di 1.2495 (rendahnya 8 hari). Dollar Australia menutup perdagangan dengan sedikit penguatan terhadap Kiwi, tetapi harga spot masih diperdagangkan turun 0.3% di awal minggu perdagangan di tahun 2013.
Pasangan mata uang ini akan menemukan support di 1.2545 (Fibonacci Retracement 61.8%) dan resistance di 1.2656 (rendahnya 29 November).
Untuk saat ini, Aussie masih dalam tekanan aksi jual ringan terhadap dollar AS dan Euro di sepinya perdagangan, dengan Aussie yang terakhir tercatat turun 20 pips di angka 1.0482. Dollar New Zealand juga tercatat turun tipis terhadap USD, turun sekitar 0.3% di angka 0.8315. Di pasar Tokyo, indeks bursa saham Australia juga menguat 0.5%, dengan Hang Seng 40 yang turun sebanyak 0.2%.
(AR)

Bursa Regional Bertahan Di Zona Positif


Pasar regional bergerak naik dan melanjutkan reli hari Rabu (02/01) setelah para pemangku kebijakan AS mencapai kesepakatan untuk mencegah fiscal cliff. S&P/ASX naik 0.7%, HSI +0.2%, Kospi -0.5%, Sensex +0.2%, dan STI +0.5%. 
Pasar Jepang dan China tutup untuk hari libur. Sementara dari pasar valuta, mata uang utama terpantau sedikit melemah setelah kemarin sempat reli saat kesepakatan tercapai. EUR/USD di 1.3148 dari 1.3186 hari Rabu malam di New York, EUR/JPY di 114.56 dari 115.04, dan USD/JPY di 87.28 dari 87.34. Menteri keuangan Korea Selatan mengatakan bahwa pemerintah akan mengeluarkan 60% dari ratifikasi anggaran nasional dalam kuartal paruh pertama tahun ini guna mendorong pertumbuhan eknomi di negara dengan ekonomi terbesar ke empat Asia di tengah pelambanan ekonomi global.
Kementrian akan memfokuskan diri pada penciptaan lapangan kerja, dukungan finansial untuk masyarakat miskin dan konstruksi umum dalam rencana pengeluarannya. Jumlah investasi asing langsung di Korea Selatan menyentuh rekor tinggi tahun lalu. Ini merefleksikan bertambahnya kepercayaan investor lepas pantai di negara dengan perekonomian terbesar ke empat dunia terkait mulai berlakunya perjanjian perdagangan bebas dengan AS dan peringkat hutang yang dinaikkan oleh beberapa lembaga pemeringkat internasional.
Investasi asing tahun 2012 tercatat mengalami peningkatan sebesar 18.9% menjadi $16.26 miliar, angka terbesar yang pernah dilaporkan dari $13.67 miliar di tahun 2011. Kenaikan terdorong oleh investasi dari China, AS dan Jepang. Harga emas naik menjadi $2.20 dari level penutupan NY menjadi $1,687.80/ons. Minyak Nymex kontrak Februari turun 29 sen menjadi $92.83/barrel.

Hang Seng Sukses Pertahankan Performa Gemilang


Hang Seng dibuka menguat sebesar 1.0% di 23.358. Kinerja Wall Street dengan Dow yang mencetak lompatan terbesar harian dalam lebih dari satu tahun turut mendorong performa bursa Hong Kong. 
Namun indeks juga harus mewaspadai beberapa aksi profit-taking yang mungkin terjadi setelah membukukan reli hingga 2.9% yang menghantarkan indeks berada di level tinggi 19 bulan. Pelemahan secara signifikan tampaknya tidak akan terjadi dikarenakan sebagian besar investor masih menunggu peluang untuk melakukan pembelian di level rendah. "Yang mengkhawatirkan saat ini adalah kondisi ekonomi China yang memburuk," jelas Mark To, kepala riset Wing Fung Financial.
Hang Seng sempat menyentuh level puncak di kisaran 25,000 di Q2 tahun 2012. Kemarin (02/01) Hang Seng ditutup di 23,311.98, untuk kali pertama berada di atas level psikologis sejak 2 Juni 2011. 50 saham blue chips berada di teritori positif dan 156 saham utama berada di level tinggi 52 pekan.

Emas Pertahankan Gain Pasca Kesepakatan Fiskal AS


Harga emas bertahan stabil hari Kamis ini setelah bursa saham global bergerak reli di akhir-akhir pertemuan kesepakatan di Washington yang dimaksudkan untuk menghindarkan perekonomian AS dari kejatuhannya kedalam resesi, tetapi para investor masih waspada saat perhatian mereka akan segera memasuki tahapan lanjutan yang diprediksi akan berlangsung ketat.
Harga emas telah naik sebanyak $1.65 per ounce ke $1.688. Harga logam mulai berakhir naik sekitar 7% di 2012 – penguatan selama 12 tahun, yang membuatnya mengalami kenaikan harga terlamanya untuk harga sebuah komoditi.
Presiden Obama dan partai Republik akan menghadapi perseteruan anggaran yang lebih besar dalam waktu kurang lebih 2 bulan setelah negosiasi yang terjadi untuk kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran.
Kontrak emas AS untuk bulan Februari hanya bergerak sedikit di angka $1,688.70 per ounce.

Friday, December 28, 2012

Bursa China Masih Dalam Sinyal Hijau


Bursa China bergerak menguat dengan para investor yang membeli saham-saham perbankan dimana para analis mengatakan bahwa saham-saham tersebut memberikan dukungan kepada para petinggi untuk melakukan reformasi keuangan. Indeks bursa saham Shanghai naik 0.4% ke 2215.02 mengikuti pembukaan bursa yang bergerak flat dan diperkirakan akan menemui resistanve di level psikologis 2250.
“Bursa global masih kuat, sehingga pasar uang asing atau valas mengikuti pergerakan saham-saham utama”, dikatakan seorang analis dari Nanjing Securities, Zhou Xu. Saham-saham yang menguat antara lain saham China Construction Bank yang naik 0.9%, Bank of China yang naik 0.4% dan China Merchant Bank naik 1.0%. Indeks Shenzen bergerak naik 0.1% ke 863.88.

Asia Cemerlang di Akhir Pekan


Bursa-bursa saham Asia memperpanjang penguatannya hari ini (28/12), dipimpin oleh indeks utama Jepang.
Indeks Nikkei Jepang berhasil menembus rekor tertinggi tahun 2012, tepat setelah nilai tukar Yen melemah ke level yang terakhir kali tertembus dua tahun silam. Nikkei menguat 0.7%, Kospi Korea Selatan naik 0.3%, Taiex Taiwan bertambah 0.5% dan Straits Times Index Singapura naik 0.2%. Adapun indeks S&P/ASX 200 Australia menguat 0.7% di tengah kenaikan harga komoditas. Sementara di Hong Kong, Hang Seng Index naik 0.2% dan Shanghai Composite Index meraup 0.3% untuk tetap bertahan di area positif tahun ini.
Sesaat setelah Dollar menguat ke atas level 86 terhadap Yen untuk kali pertama sejak Agustus 2012, sebagian besar saham eksportir Jepang langsung menguat. Nikkei memperpanjang rally-nya berkat penurunan nilai tukar Yen dalam beberapa pekan terakhir. Sharp Corp. naik 2%, Nikon Corp. meraih 2.3%, Honda Motor Co. bertambah 1.6% dan Mazda Motor Corp. melambung hingga 3.6%.
Di HongKong, saham-saham sekuritas memimpin kinerja indeks utama. Haitong Securities Co. menguat 0.8%, Haitong International Securities Group Co. rally hingga 3.1% dan China Everbright Ltd. naik 1.7%. Saham berbasis perbankan turut menyumbang gain penting, dipimpin oleh Bank of China Ltd, yang melonjak 0.9%. Sedangkan Bank of Communications Co. meraup 1% dan China Merchants Bank Co. melaba 1.7%. Hanya komponen penting Hang Seng Index, yakni HSBC Holdings PLC yang turun 0.2% setelah sahamnya menembus level tertinggi 2012 di awal pekan ini.
Di Seoul, Samsung Electronics Co. menguat 0.8% dan LG Display Co. kehilangan setengah persen di penghujung pekan. Koreksi juga dialami oleh saham dua produsen otomotif terbesar negeri ginseng, yaitu Hyundai Motor Co. dan Kia Motors Corp. yang masing-masing merugi 2% and 1.4%. Nikkei saat ini terpantau pada level 10405, Kospi bertengger di 265.90 dan Hang Seng tampak di 22721.

Makin Banyak Orang Tarik Modal dari Wall Street


Bursa saham Amerika Serikat (AS) telah mencatat pergerakan bullishsejak tahun 2009 silam. Namun di sisi lain, sesungguhnya kepercayaan investor terhadap kinerja produk ekuitas menurun setiap tahun.
Sepanjang 11 bulan pertama 2012, indeks acuan S&P 500 mencetak rally sebanyak 13% walaupun diterjang oleh banyak ketidakpastian ekonomi global. Akan tetapi sebuah penelitian menunjukkan bahwa investor perseorangan telah menarik modal dari lantai bursa dengan nilai total mencapai $152 miliar dalam 12 bulan terakhir. Lembaga yang meneliti tentang pergerakan modal masuk ke pasar saham, reksadana dan ETF asal Boston, EPFR Global, memeaparkan fakta tersebut beberapa saat lalu. EPFR menyatakan bahwa tahun 2012 adalah tahun ke-tiga di mana penarikan modal investor dari produk reksadana saham dan ETF mencapai lebih dari $150 miliar.
Kinerja saham yang apik sejauh ini lebih banyak disebabkan oleh aksi beli investor institusi, seperti hedge funds dan pengelola dana pensiun. Gabungan investasi perusahaan-perusahaan tersebut menembus angka $80 miliar saham tahun ini. "Tren penanaman modal antara investor eceran dan investor institusi bertolak belakang sejak Maret 2009," ujar Simon Ringrose, Managing Director EPFR Global. Di bulan November saja, investor individu menarik dananya hampir $19 miliar atau jumlah tertinggi sejak Agustus 2011 lalu, saat kontroversi plafon hutang dan downgrade rating Amerika oleh Standard & Poor's merebak di pasar keuangan. Sementara aksi investor November lalu lebih banyak dipicu oleh kecemasan soal krisis fiskal Amerika yang kian mendekati detik-detik deadline.
Eksodus pemodal dari lantai bursa bukanlah suatu hal yang baru. Investor sudah sejak 2005 mengurangi portofolio di aset saham, namun baru pada 2010 arus penarikan benar-benar melonjak drastis. Banyak pakar keuangan menilai tren penarikan modal dari pasar ekuitas dilakukan oleh sebagian besar investor individu, yang portofolionya pernah tergerus oleh krisis finansial setengah dekade lalu. Dana yang ditarik dari pasar saham kemudian dialihkan ke aset yang lebih aman seperti obligasi, mengingat sudah ada pertimbangan untuk menyelamatkan nilai aset jelang masa pensiun.
Sejak awal tahun ini, investor perseorangan telah menanamkan dana lebih dari $90 miliar ke pasar obligasi. Jumlah tersebut adalah rekor terbesar ke-dua setelah tahun 2009, di mana pemodal individu menaruh $117 miliar dananya ke aset aman. Surutnya kepercayaan investor terhadap prospek saham juga patut dijadikan alasan penting atas trend yang sudah berlangsung lama ini. Di tengah iklim trading dengan frekuensi tinggi, muncul pula banyak kendala atau insiden yang kerap merugikan pemodal, di antaranya adalah crash sistem di bulan Mei 2010 dan gangguan sistem elektronik Nasdaq saat IPO Facebook.